Bupati Sujiwo Resmi Buka TMMD ke-126 di Kubu Raya, Tegaskan Komitmen Karya Bakti TNI Tiap Tahun
Sinergi Pemerintah dan TNI di Kubu Raya
kalbarnews.web.id, 25 September 2025 — Pemerintah Kabupaten Kubu Raya kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Bupati Kubu Raya Sujiwo menghadiri sekaligus membuka secara resmi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Tahun Anggaran 2025, yang digelar di Lapangan Glory, Jalan Perdamaian, Kecamatan Sungai Kakap, pada Kamis pagi.
Dalam sambutannya, Sujiwo menegaskan bahwa TMMD bukan sekadar program pembangunan infrastruktur, tetapi juga bentuk nyata kebersamaan dan gotong royong antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan wilayah pedesaan.
“Saya tegaskan, setiap tahun kita akan terus mengadakan Karya Bakti TNI seperti ini. TMMD menjadi momentum penting untuk mempererat kemanunggalan antara TNI dan rakyat, sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan di desa,” ujar Sujiwo disambut tepuk tangan warga.
TMMD ke-126: Wujud Nyata Kemanunggalan TNI dan Rakyat
Kegiatan TMMD ke-126 tahun ini mengusung tema “Darma Bakti TMMD Mewujudkan Percepatan Pembangunan Wilayah”, dengan fokus pada pembangunan infrastruktur, kegiatan sosial, dan pemberdayaan masyarakat.
Sujiwo menilai, program TMMD memiliki dampak langsung yang sangat signifikan bagi masyarakat pedesaan, terutama dalam membuka akses jalan, membangun fasilitas publik, serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap nilai gotong royong.
“TMMD ini bukan hanya tentang membangun fisik, tapi juga membangun semangat persatuan dan kemandirian warga desa. Karena pembangunan sejati bukan hanya soal jalan dan jembatan, melainkan juga semangat gotong royong dan kepedulian sosial,” jelasnya.
Dandim 1207/Pontianak: Sinergi untuk Rakyat
Sementara itu, Komandan Kodim 1207/Pontianak, Letkol Infanteri Fajar Nugraha, selaku Dansatgas TMMD ke-126, menyampaikan bahwa kegiatan ini akan berlangsung selama satu bulan penuh di wilayah Kecamatan Sungai Kakap.
Beberapa kegiatan utama meliputi pembangunan dan perbaikan infrastruktur desa seperti pengerasan jalan, rehabilitasi jembatan, pembangunan poskamling, serta kegiatan nonfisik seperti penyuluhan bela negara, pelatihan kewirausahaan, dan sosialisasi kesehatan masyarakat.
“Kami bersinergi dengan Pemkab Kubu Raya dan masyarakat untuk memastikan program ini berjalan lancar. Harapannya, hasil TMMD nanti benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dalam jangka panjang,” ujar Letkol Fajar.
Antusiasme dan Dukungan Warga
Pembukaan TMMD ke-126 berlangsung meriah. Warga setempat, pelajar, tokoh masyarakat, hingga organisasi kepemudaan hadir memadati lapangan upacara. Tampak pula perwakilan dari unsur Forkopimda Kubu Raya, Polres Kubu Raya, Dinas PUPR, serta tokoh agama dan adat turut menyaksikan jalannya kegiatan.
Suasana penuh semangat terlihat ketika pasukan upacara dari TNI dan pelajar mengibarkan bendera merah putih diiringi lagu Indonesia Raya. Beberapa warga mengaku bangga karena wilayah mereka dipilih menjadi lokasi TMMD tahun ini.
“Biasanya jalan di sini kalau hujan becek sekali, tapi sekarang sudah mulai dirapikan sama bapak-bapak TNI. Kami senang sekali,” ujar Rini, warga Desa Sungai Kakap yang ikut menonton upacara pembukaan.
Pemerintah Daerah Dukung Penuh
Bupati Sujiwo juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran TNI yang telah bekerja keras membantu daerah dalam pembangunan infrastruktur dan sosial kemasyarakatan.
Ia menegaskan, Pemkab Kubu Raya akan terus mendukung kegiatan TMMD dan Karya Bakti TNI setiap tahun karena terbukti membantu mempercepat pembangunan di desa-desa terpencil.
“TNI dan rakyat tidak bisa dipisahkan. Karena bersama rakyat, TNI kuat. Dan bersama TNI, pemerintah daerah bisa bergerak lebih cepat dalam membangun,” ujar Sujiwo menutup sambutannya.
Penutup
Melalui TMMD ke-126 ini, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya bersama TNI berharap dapat terus memperkuat semangat gotong royong dan memperluas akses pembangunan di wilayah perdesaan.
Selain memperindah wajah desa, kegiatan ini juga diharapkan menjadi sarana memperkuat rasa persaudaraan, nasionalisme, dan semangat kebersamaan dalam membangun Indonesia dari pelosok.
Cek juga artikel paling seru di kabarsantai.web.id

