HAB ke-80 Kemenag, Sekda Kalbar Dorong Pencerahan Umat

kalbarnews.web.id Peringatan Hari Amal Bakti ke-80 menjadi momen refleksi bagi seluruh jajaran Kementerian Agama. Kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga ruang evaluasi atas peran Kemenag dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dalam momentum tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, menyampaikan pesan penting kepada seluruh insan Kemenag.

Ia menekankan bahwa Kemenag memiliki peran strategis dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis. Peran tersebut tidak hanya terbatas pada urusan keagamaan, tetapi juga mencakup aspek sosial dan kesejahteraan umat secara luas.

Ajakan Memberi Pencerahan kepada Masyarakat

Dalam sambutannya, Harisson mengajak seluruh jajaran Kementerian Agama untuk terus memberikan pencerahan kepada masyarakat. Pencerahan dimaksud bukan hanya dalam bentuk ceramah keagamaan, tetapi juga melalui sikap, kebijakan, dan pelayanan yang menyejukkan.

Menurutnya, pencerahan sangat dibutuhkan di tengah dinamika sosial yang terus berkembang. Masyarakat memerlukan figur dan lembaga yang mampu menjadi penuntun dalam menjaga nilai toleransi dan kebersamaan.

Peran Strategis Kemenag di Daerah

Kemenag memiliki posisi penting dalam menjaga stabilitas sosial di daerah. Keberagaman agama dan budaya di Kalimantan Barat menjadi kekuatan, namun juga memerlukan pengelolaan yang bijak. Harisson menilai Kemenag berperan sebagai jembatan dialog antarumat beragama.

Melalui pendekatan yang inklusif, Kemenag diharapkan mampu meredam potensi konflik. Setiap perbedaan harus dikelola dengan komunikasi yang baik dan saling menghormati.

Menjaga Kerukunan Antarumat Beragama

Kerukunan antarumat beragama disebut sebagai fondasi utama pembangunan daerah. Harisson menegaskan bahwa tanpa kerukunan, pembangunan tidak akan berjalan optimal. Oleh karena itu, peran Kemenag dalam menjaga keharmonisan sosial menjadi sangat krusial.

Ia mengajak seluruh aparatur Kemenag untuk aktif turun ke masyarakat. Kehadiran langsung dinilai lebih efektif dalam menyampaikan pesan perdamaian dan persatuan.

Mendorong Kesejahteraan Melalui Nilai Keagamaan

Selain menjaga kerukunan, Kemenag juga diharapkan berkontribusi dalam mendorong kesejahteraan masyarakat. Nilai-nilai keagamaan dapat menjadi landasan dalam membangun etos kerja, kejujuran, dan kepedulian sosial.

Harisson menilai bahwa ajaran agama memiliki kekuatan besar dalam membentuk karakter masyarakat. Jika nilai tersebut diterapkan secara konsisten, dampaknya akan terasa pada peningkatan kualitas hidup umat.

Upacara sebagai Sarana Refleksi

Peringatan Hari Amal Bakti dilaksanakan di Kantor Wilayah Kemenag Kalbar dan diikuti oleh berbagai unsur. Upacara ini menjadi simbol kebersamaan dan komitmen bersama dalam menjalankan tugas pelayanan keagamaan.

Bagi Harisson, upacara bukan sekadar rutinitas tahunan. Kegiatan ini menjadi sarana refleksi untuk melihat kembali sejauh mana Kemenag telah berkontribusi bagi masyarakat.

Penguatan Profesionalisme Aparatur

Dalam kesempatan tersebut, Harisson juga menyinggung pentingnya profesionalisme aparatur Kemenag. Ia mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik yang adil, transparan, dan responsif.

Aparatur Kemenag diharapkan mampu menjadi teladan dalam bersikap. Integritas dan dedikasi menjadi kunci utama dalam menjalankan tugas di tengah masyarakat yang beragam.

Kolaborasi dengan Pemerintah Daerah

Kerja sama antara Kemenag dan pemerintah daerah dinilai sangat penting. Harisson menegaskan bahwa pembangunan daerah membutuhkan sinergi semua pihak. Kemenag menjadi mitra strategis dalam membangun sumber daya manusia yang berkarakter.

Kolaborasi ini diharapkan dapat menghasilkan program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Pendekatan yang kolaboratif akan memperkuat dampak kebijakan di lapangan.

Menjawab Tantangan Zaman

Di era perubahan yang cepat, Kemenag dituntut untuk adaptif. Tantangan sosial, ekonomi, dan teknologi memerlukan pendekatan baru dalam dakwah dan pelayanan keagamaan. Harisson menilai inovasi menjadi hal yang tidak bisa dihindari.

Pencerahan kepada masyarakat harus disampaikan dengan cara yang relevan. Media digital dan pendekatan dialogis dapat menjadi sarana efektif untuk menjangkau generasi muda.

Komitmen Berkelanjutan untuk Umat

Menutup pesannya, Harisson berharap Hari Amal Bakti ke-80 menjadi penguat komitmen seluruh insan Kemenag. Pelayanan kepada umat harus terus ditingkatkan, sejalan dengan semangat pengabdian.

Ia menekankan bahwa keberhasilan Kemenag tidak hanya diukur dari program, tetapi juga dari kepercayaan masyarakat. Dengan pencerahan yang berkelanjutan, Kemenag diharapkan tetap menjadi pilar kerukunan dan kesejahteraan di Kalimantan Barat.

Cek Juga Artikel Dari Platform seputardigital.web.id

You may also like...