TMMD Reguler ke-126 di Sambas Ditutup dengan Khitanan Massal dan Bakti Sosial, Wujud Nyata Sinergi TNI dan Masyarakat
kalbarnews.web.id Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-126 yang dilaksanakan oleh Kodim 1208/Sambas resmi ditutup dengan suasana penuh kehangatan dan kebersamaan. Penutupan berlangsung di Lapangan Bola Desa Ratu Sepudak, Kecamatan Galing, Kabupaten Sambas, dan diisi dengan berbagai kegiatan sosial, termasuk khitanan massal, pengobatan gratis, dan pembagian sembako bagi warga kurang mampu.
Acara ini tidak hanya menjadi simbol berakhirnya rangkaian kegiatan fisik TMMD, tetapi juga menegaskan komitmen TNI dalam mengabdi kepada rakyat. TMMD bukan sekadar program pembangunan infrastruktur, melainkan juga bentuk nyata kemanunggalan antara TNI dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan sosial di tingkat desa.
TNI dan Masyarakat Bergandengan Tangan
Penutupan kegiatan TMMD ke-126 dipimpin oleh Danrem 121/Abw Brigjen TNI Purnomosidi, S.I.P., M.A.P., M.Han. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya sinergi antara aparat TNI dan masyarakat dalam membangun wilayah pedesaan. Menurutnya, TMMD merupakan sarana efektif untuk mempercepat pembangunan daerah tertinggal sekaligus memperkuat semangat gotong royong yang menjadi jati diri bangsa Indonesia.
“TMMD adalah bukti bahwa TNI selalu hadir untuk rakyat. Program ini memperlihatkan bagaimana semangat kebersamaan dan kerja keras dapat menghasilkan perubahan nyata di tingkat desa,” ujarnya.
Selain Danrem 121/Abw, acara tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sambas H. Fery Madagaskar, serta jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan perangkat desa. Kehadiran berbagai pihak ini mencerminkan kuatnya dukungan lintas sektor terhadap upaya membangun daerah melalui kemitraan antara pemerintah dan TNI.
Infrastruktur Desa yang Lebih Baik
Selama pelaksanaan TMMD ke-126, berbagai proyek pembangunan berhasil diselesaikan. Di antaranya pembangunan jalan penghubung antar dusun, perbaikan jembatan, pembuatan drainase, serta renovasi rumah ibadah dan fasilitas umum.
Salah satu capaian utama adalah pembangunan akses jalan sepanjang beberapa kilometer yang kini menghubungkan Dusun Semayong dengan Dusun Sungai Nibung. Jalan ini sebelumnya sulit dilalui, terutama saat musim hujan. Setelah diperkeras oleh tim TMMD bersama warga, kini jalur tersebut bisa digunakan untuk memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat.
Masyarakat Desa Ratu Sepudak menyambut hasil kerja ini dengan penuh antusias. “Dulu kami kesulitan membawa hasil panen ke pasar karena jalan rusak. Sekarang sudah jauh lebih mudah, waktu tempuh pun berkurang,” ungkap Ahmad, salah satu warga desa.
Keberhasilan pembangunan infrastruktur tersebut menjadi bukti nyata bagaimana TMMD mampu memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat pedesaan. Selain mempercepat mobilitas ekonomi, juga membuka peluang baru bagi sektor pertanian dan perdagangan lokal.
Khitanan Massal dan Bakti Sosial, Bentuk Kepedulian Nyata
Tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, TMMD ke-126 di Sambas juga menyentuh aspek sosial kemasyarakatan. Dalam rangka penutupan kegiatan, khitanan massal dan pengobatan gratis menjadi agenda utama yang dinantikan warga.
Puluhan anak dari berbagai dusun datang bersama orang tua mereka untuk mengikuti khitanan massal yang digelar secara gratis. Suasana haru dan bahagia tampak di wajah para orang tua yang merasa terbantu dengan adanya kegiatan ini. “Kami berterima kasih kepada TNI dan pemerintah daerah. Kegiatan seperti ini sangat membantu masyarakat kecil,” kata Siti, salah satu warga penerima manfaat.
Selain itu, tenaga medis dari TNI dan Dinas Kesehatan juga memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga, termasuk pemeriksaan tekanan darah, konsultasi gizi, dan pemberian obat-obatan dasar. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan, terutama bagi mereka yang tinggal di daerah terpencil.
Tak ketinggalan, TNI juga membagikan paket sembako dan perlengkapan sekolah kepada warga kurang mampu dan anak-anak sekolah dasar. Kegiatan ini menegaskan bahwa TMMD tidak hanya hadir untuk membangun fisik, tetapi juga memperhatikan kesejahteraan sosial masyarakat secara menyeluruh.
Gotong Royong sebagai Kekuatan Utama
Selama pelaksanaan TMMD, semangat gotong royong menjadi kunci utama keberhasilan program ini. Warga setempat aktif terlibat dalam setiap proses pembangunan, mulai dari pengerjaan jalan hingga kegiatan sosial. Keterlibatan langsung masyarakat menciptakan rasa memiliki terhadap hasil pembangunan.
“TMMD bukan hanya program TNI, tapi milik seluruh masyarakat. Tanpa partisipasi warga, mustahil proyek ini berjalan lancar,” ujar Danrem Purnomosidi.
Ia menambahkan bahwa kegiatan seperti TMMD juga memiliki efek sosial yang kuat. Masyarakat menjadi lebih sadar akan pentingnya menjaga keamanan, kebersamaan, dan ketertiban lingkungan. “Inilah esensi kemanunggalan TNI dengan rakyat. Bersama-sama kita menjaga dan membangun negeri,” tegasnya.
Dukungan Pemerintah Daerah
Pemerintah Kabupaten Sambas memberikan apresiasi tinggi terhadap kontribusi TNI melalui TMMD. Sekda Sambas, H. Fery Madagaskar, menyebut bahwa program ini sejalan dengan prioritas pembangunan daerah dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah.
“TMMD membantu pemerintah mempercepat pemerataan pembangunan di desa-desa yang sebelumnya sulit dijangkau. Kami akan terus mendukung agar kegiatan seperti ini berkelanjutan,” ucapnya.
Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor. Dengan kerja sama antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, maka hasil pembangunan akan lebih optimal dan berkelanjutan.
Penutup
Penutupan TMMD Reguler ke-126 di Kabupaten Sambas menjadi puncak dari serangkaian kegiatan yang menggambarkan semangat pengabdian tanpa batas. Melalui kerja keras dan kolaborasi, TNI bersama masyarakat berhasil mewujudkan perubahan nyata di tingkat desa — baik dari segi infrastruktur, sosial, maupun ekonomi.
Lebih dari sekadar program tahunan, TMMD adalah simbol kebersamaan dan semangat gotong royong bangsa Indonesia. Dengan semangat tersebut, diharapkan hasil TMMD di Sambas dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk terus memperkuat kemitraan antara TNI dan rakyat demi Indonesia yang maju, tangguh, dan sejahtera.

Cek Juga Artikel Dari Platform marihidupsehat.web.id
