Kejati Kalbar Dalami Dokumen Ekspor Bauksit PT Laman Mining

kalbarnews.web.id Tim Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat terus mendalami dugaan korupsi di sektor pertambangan bauksit. Fokus utama penyidikan saat ini adalah aktivitas produksi, penjualan, dan ekspor bauksit yang diduga tidak sesuai ketentuan. Salah satu perusahaan yang menjadi sorotan adalah PT Laman Mining.

Dalam rangka mengumpulkan alat bukti, penyidik melakukan serangkaian penggeledahan di sejumlah lokasi strategis. Langkah ini dilakukan untuk menelusuri dokumen penting yang diduga berkaitan langsung dengan praktik ekspor bauksit perusahaan tersebut.

Lima Lokasi Jadi Sasaran Penggeledahan

Penggeledahan dilakukan secara menyeluruh di lima lokasi berbeda. Lokasi-lokasi ini dinilai memiliki keterkaitan erat dengan rantai aktivitas pertambangan dan distribusi bauksit. Penyidik menyisir setiap lokasi secara detail guna memastikan tidak ada dokumen penting yang terlewat.

Kegiatan penggeledahan berlangsung selama satu hari penuh. Tim penyidik bekerja sejak pagi hingga sore hari dengan pengamanan ketat. Proses ini dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Kantor PT Laman Mining di Ketapang

Lokasi pertama yang digeledah adalah kantor pusat PT Laman Mining yang berada di Kabupaten Ketapang. Dari kantor ini, penyidik menelusuri berbagai arsip internal perusahaan. Dokumen yang dicari meliputi data produksi, penjualan, hingga pengiriman bauksit.

Penyidik memeriksa dokumen administratif dan laporan internal perusahaan. Langkah ini bertujuan untuk mencocokkan data perusahaan dengan aktivitas ekspor yang tercatat secara resmi.

Penggeledahan di Instansi Pemerintah Provinsi

Selain kantor perusahaan, penyidik juga menyasar instansi pemerintah di tingkat provinsi. Salah satunya adalah Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan ESDM Provinsi Kalimantan Barat yang berlokasi di Pontianak.

Instansi ini dinilai memiliki peran dalam proses perizinan dan pengawasan aktivitas pertambangan. Penyidik menelusuri dokumen yang berkaitan dengan rekomendasi, laporan, serta administrasi perizinan ekspor bauksit.

Peran Pengawasan Teknis Pertambangan

Penggeledahan juga dilakukan di Kantor Inspektur Tambang Kementerian ESDM Wilayah Pontianak. Lokasi ini memiliki fungsi pengawasan teknis terhadap kegiatan pertambangan. Penyidik menelusuri dokumen pemeriksaan lapangan serta laporan kepatuhan perusahaan.

Langkah ini penting untuk mengetahui sejauh mana pengawasan dilakukan. Penyidik ingin memastikan apakah aktivitas tambang telah sesuai dengan ketentuan teknis dan regulasi yang berlaku.

Dokumen Verifikasi dan Sertifikasi Ekspor

Lokasi berikutnya adalah Kantor PT Sucofindo Cabang Pontianak. Lembaga ini berperan dalam proses verifikasi dan sertifikasi komoditas ekspor. Penyidik menelusuri dokumen yang berkaitan dengan pemeriksaan kualitas dan volume bauksit.

Dokumen dari lembaga verifikasi dianggap krusial. Data tersebut dapat digunakan untuk membandingkan volume ekspor yang tercatat dengan produksi aktual di lapangan.

Pengawasan Pengapalan di Pelabuhan

Penggeledahan terakhir dilakukan di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas I Pontianak. Lokasi ini berperan dalam pengawasan lalu lintas kapal dan pengapalan barang tambang.

Penyidik menelusuri dokumen manifest, izin sandar kapal, serta catatan pengiriman bauksit. Data dari pelabuhan menjadi bagian penting dalam mengungkap alur ekspor bauksit secara menyeluruh.

Sejumlah Dokumen Diamankan Penyidik

Dari lima lokasi tersebut, penyidik berhasil mengamankan sejumlah dokumen. Dokumen-dokumen ini berkaitan langsung dengan aktivitas penjualan dan ekspor bauksit PT Laman Mining. Seluruh berkas kemudian dibawa ke Kantor Kejati Kalbar untuk dilakukan pendalaman.

Penyitaan dokumen ini menjadi bagian penting dalam proses penyidikan. Penyidik akan mempelajari setiap dokumen untuk menemukan indikasi pelanggaran hukum.

Pendalaman untuk Menentukan Unsur Pidana

Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat menegaskan bahwa penyidikan masih terus berjalan. Pendalaman dokumen dilakukan untuk memastikan ada atau tidaknya unsur pidana korupsi. Fokus utama adalah dugaan kerugian negara dan penyalahgunaan kewenangan.

Jika ditemukan bukti yang cukup, proses hukum akan dilanjutkan ke tahap berikutnya. Kejati Kalbar menegaskan komitmennya untuk menangani perkara ini secara profesional dan transparan.

Komitmen Penegakan Hukum Sektor Tambang

Kasus ini menjadi perhatian publik karena menyangkut pengelolaan sumber daya alam. Kejati Kalbar menilai sektor pertambangan harus diawasi secara ketat. Penegakan hukum diharapkan dapat memberi efek jera.

Melalui langkah ini, aparat penegak hukum ingin memastikan bahwa aktivitas pertambangan berjalan sesuai aturan. Pengelolaan sumber daya alam diharapkan memberi manfaat maksimal bagi negara dan masyarakat.

Cek Juga Artikel Dari Platform lagupopuler.web.id

You may also like...