Kebakaran Mobil Pick Up di Jawai Tanpa Korban Jiwa

Kronologi Awal Munculnya Api

Berdasarkan keterangan kepolisian, mobil pick up tersebut dikemudikan oleh seorang pria berusia 27 tahun, warga Kecamatan Tekarang. Saat kejadian, pengemudi tengah melakukan perjalanan dari Kecamatan Tekarang menuju Desa Pelimpaan.

Ketika melintas di Jalan Pertanian Desa Sentebang, pengemudi melihat percikan api muncul dari bagian belakang kabin melalui spion sebelah kiri. Menyadari adanya tanda-tanda kebakaran, pengemudi langsung menepikan kendaraan ke bahu jalan dan keluar dari mobil untuk menyelamatkan diri.

Langkah cepat tersebut dinilai krusial karena api kemudian membesar dan menjalar dengan cepat ke bagian bak belakang kendaraan.


Upaya Pemadaman oleh Warga dan Damkar

Setelah keluar dari kendaraan, pengemudi segera menghubungi ayah mertuanya untuk membawa alat pemadam api ringan (APAR). Di saat yang sama, ia juga meminta bantuan warga sekitar untuk melakukan pemadaman awal guna mencegah api semakin membesar.

Meski upaya awal telah dilakukan, api tetap sulit dikendalikan karena sebagian besar badan kendaraan dan muatan sudah terbakar. Api baru berhasil dipadamkan sepenuhnya setelah satu unit pemadam kebakaran dari Kecamatan Jawai tiba di lokasi.

“Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 04.40 WIB,” ujar Kapolsek Jawai. Setelah api padam, petugas memastikan tidak ada titik api tersisa yang berpotensi menimbulkan kebakaran ulang.


Kerugian Materiil Capai Puluhan Juta Rupiah

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut menyebabkan kerugian materiil yang cukup besar. Kepolisian memperkirakan kerugian mencapai sekitar Rp70 juta.

Mobil pick up mengalami kerusakan berat dan tidak dapat digunakan kembali. Selain itu, sejumlah muatan serta dokumen kendaraan yang berada di dalam mobil ikut terbakar dan tidak dapat diselamatkan.

Kerugian ini menjadi beban tersendiri bagi pemilik kendaraan, mengingat mobil tersebut digunakan sebagai sarana transportasi dan penunjang aktivitas sehari-hari.


Langkah Kepolisian Pasca Kejadian

Usai kejadian, pihak Polsek Jawai melakukan serangkaian langkah lanjutan, mulai dari olah TKP, pemeriksaan saksi-saksi di sekitar lokasi, hingga pengamanan barang bukti yang berkaitan dengan peristiwa kebakaran tersebut.

Penyelidikan awal difokuskan pada kemungkinan penyebab kebakaran, termasuk dugaan gangguan pada sistem kelistrikan kendaraan. Hingga saat ini, kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.


Dugaan Penyebab dan Faktor Risiko

Meski penyelidikan masih berlangsung, kebakaran kendaraan bermotor umumnya disebabkan oleh beberapa faktor, seperti korsleting listrik, kebocoran bahan bakar, atau komponen mesin yang mengalami panas berlebih.

Dalam kasus ini, munculnya percikan api dari bagian belakang kabin mengarah pada dugaan awal adanya masalah pada sistem kelistrikan atau muatan di bak kendaraan. Namun demikian, kepolisian belum menyimpulkan penyebab resmi sebelum hasil pemeriksaan selesai.


Imbauan Kepolisian kepada Masyarakat

Menanggapi peristiwa tersebut, pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya pemilik kendaraan bermotor, untuk lebih waspada dan rutin memeriksa kondisi kendaraan sebelum digunakan, terutama saat melakukan perjalanan jauh atau pada malam hari.

Kapolsek Jawai menekankan pentingnya pengecekan sistem kelistrikan, kondisi kabel, serta kelayakan kendaraan secara keseluruhan. Selain itu, membawa APAR di kendaraan dinilai dapat menjadi langkah antisipatif yang sangat membantu dalam kondisi darurat.


Keselamatan Jadi Prioritas Utama

Peristiwa kebakaran mobil pick up di Desa Sentebang ini menjadi pengingat bahwa keselamatan berkendara tidak hanya berkaitan dengan kehati-hatian di jalan, tetapi juga kesiapan kendaraan itu sendiri. Respons cepat pengemudi dan dukungan warga sekitar berhasil mencegah jatuhnya korban jiwa.

Kepolisian berharap kejadian ini dapat menjadi pelajaran bagi masyarakat agar lebih memperhatikan aspek keselamatan dan perawatan kendaraan, sehingga risiko kebakaran dapat diminimalkan di masa mendatang.


Penutup: Situasi Terkendali, Penyelidikan Berlanjut

Kebakaran mobil pick up di Kecamatan Jawai berhasil ditangani dengan baik oleh Polsek Jawai bersama pemadam kebakaran dan warga setempat. Meski menimbulkan kerugian materiil yang tidak sedikit, peristiwa ini tidak memakan korban jiwa.

Pihak kepolisian memastikan proses penyelidikan akan terus berlanjut untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran. Sementara itu, masyarakat diimbau tetap waspada dan proaktif dalam menjaga kondisi kendaraan demi keselamatan bersama.

Baca Juga : Istana Minta Polisi Usut Teror Influencer

Cek Juga Artikel Dari Platform : beritabumi

You may also like...