Latihan PHH dan Anti Anarkis Satbrimob Kalbar Resmi Dimulai

kalbarnews.web.id Satuan Brimob Polda Kalimantan Barat resmi memulai kegiatan Latihan Peningkatan Kemampuan PHH dan Anti Anarkis. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat profesionalisme serta kesiapsiagaan personel Brimob dalam menghadapi berbagai situasi keamanan yang berintensitas tinggi.

Latihan tersebut dibuka melalui sebuah upacara resmi yang digelar di Markas Komando Satbrimob Polda Kalbar. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Komandan Satuan Brimob Polda Kalbar, Kombes Pol Dede Rojudin.

Pelaksanaan latihan ini menunjukkan komitmen Satbrimob dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Kalimantan Barat.


Fokus Latihan: PHH dan Penanganan Situasi Intensitas Tinggi

Latihan peningkatan kemampuan ini difokuskan pada dua aspek utama, yaitu PHH (Penanggulangan Huru Hara) dan anti anarkis. Dua kemampuan ini menjadi bagian penting dalam tugas satuan Brimob sebagai unit kepolisian yang memiliki spesialisasi dalam penanganan situasi berisiko tinggi.

PHH merupakan kemampuan untuk mengendalikan kerumunan dan mencegah terjadinya gangguan ketertiban umum. Sementara itu, latihan anti anarkis bertujuan untuk mempersiapkan personel menghadapi potensi tindakan yang dapat mengarah pada kekacauan atau ancaman keamanan.

Dengan latihan yang terstruktur, personel diharapkan semakin siap dalam menghadapi dinamika situasi kamtibmas yang dapat berubah sewaktu-waktu.


Dansatbrimob Tekankan Keseriusan dan Tanggung Jawab Peserta

Dalam amanatnya, Kombes Pol Dede Rojudin menegaskan pentingnya mengikuti seluruh rangkaian latihan dengan sungguh-sungguh. Ia meminta setiap peserta latihan untuk menjadikan kegiatan ini sebagai momentum peningkatan kemampuan dan pembentukan mental profesional.

Menurutnya, latihan bukan sekadar rutinitas, tetapi bagian dari pembinaan yang sangat menentukan kesiapan personel di lapangan.

Ia juga menekankan bahwa setiap anggota harus memiliki rasa tanggung jawab, baik terhadap tugas yang diemban maupun terhadap keselamatan rekan sesama personel.


Keselamatan Personel Jadi Prioritas Selama Latihan

Selain menekankan kedisiplinan, Dansatbrimob juga mengingatkan pentingnya menjaga keselamatan selama pelaksanaan latihan. Kegiatan PHH dan anti anarkis biasanya melibatkan simulasi dengan tingkat intensitas tinggi.

Oleh karena itu, personel diminta saling menjaga satu sama lain agar latihan berjalan aman dan lancar.

Keselamatan menjadi hal utama karena latihan ini tidak hanya menguji kemampuan fisik, tetapi juga koordinasi tim, ketahanan mental, serta kedisiplinan dalam mengikuti prosedur.

Dengan pelaksanaan yang aman, tujuan latihan dapat tercapai secara maksimal.


Instruktur Diminta Berbagi Ilmu dan Pengalaman

Dalam kesempatan yang sama, Dansatbrimob juga memberikan pesan khusus kepada para instruktur yang ditunjuk. Ia meminta instruktur untuk memberikan seluruh pengetahuan, pengalaman, dan keterampilan yang dimiliki kepada para peserta.

Peran instruktur dianggap sangat penting karena mereka menjadi pengarah utama dalam membentuk kemampuan personel. Ilmu yang diberikan tidak hanya untuk kepentingan latihan saat ini, tetapi juga untuk ditularkan kembali kepada rekan-rekan di daerah masing-masing.

Dengan demikian, peningkatan kemampuan tidak berhenti pada satu angkatan latihan saja, tetapi dapat berkembang menjadi sistem pembinaan yang berkelanjutan.


Wujud Kesiapan Polri Menghadapi Perkembangan Situasi Keamanan

Latihan peningkatan kemampuan ini juga menjadi bagian dari kesiapan Polri dalam menghadapi perkembangan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di seluruh Indonesia.

Tantangan keamanan saat ini semakin kompleks. Situasi di lapangan bisa berubah cepat, baik karena faktor sosial, dinamika masyarakat, maupun potensi gangguan nyata yang membutuhkan respon cepat dan tepat.

Dengan personel yang terlatih, Polri dapat menjalankan tugas secara profesional serta tetap menjunjung prinsip pelayanan dan perlindungan masyarakat.


Satbrimob Kalbar Siap Menjadi Pelindung dan Pengayom Masyarakat

Satbrimob Polda Kalbar menegaskan kesiapan untuk terus menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat di Kalimantan Barat. Latihan ini merupakan salah satu bentuk nyata dari upaya tersebut.

Personel Brimob tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknis, tetapi juga sikap humanis, disiplin, serta solid dalam bekerja sebagai satu tim.

Latihan seperti ini menjadi fondasi penting agar setiap anggota mampu menjalankan tugas secara terukur, sesuai prosedur, dan tetap mengedepankan keselamatan masyarakat.


Peningkatan Profesionalisme untuk Stabilitas Wilayah

Kalimantan Barat sebagai wilayah yang memiliki karakter geografis dan sosial yang beragam membutuhkan kesiapan aparat keamanan yang kuat. Latihan PHH dan anti anarkis menjadi salah satu langkah strategis dalam menjaga stabilitas wilayah.

Dengan kemampuan yang terus diperbarui, Satbrimob Kalbar dapat merespons potensi gangguan keamanan secara cepat dan profesional.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan publik bahwa Polri selalu siap menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat.


Penutup: Latihan Jadi Bekal Penting Personel Brimob

Latihan Peningkatan Kemampuan PHH dan Anti Anarkis yang digelar Satbrimob Polda Kalbar menjadi wujud nyata kesiapsiagaan institusi kepolisian dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan.

Dengan personel yang terlatih, solid, dan profesional, Satbrimob Kalbar diharapkan semakin siap menjalankan perannya dalam melindungi masyarakat serta menjaga stabilitas kamtibmas di provinsi tersebut.

Latihan ini bukan hanya rutinitas, tetapi investasi penting untuk keamanan dan ketertiban bersama.

Cek Juga Artikel Dari Platform footballinfo.org

You may also like...