Penguatan Publikasi Desa: Mohlis Saka Dorong Pelatihan Jurnalistik Jadi Program Berkelanjutan
kalbarnews.web.id Publikasi desa kini menjadi salah satu aspek penting dalam pembangunan tingkat lokal. Di era digital saat ini, kemampuan desa dalam menyampaikan informasi yang akurat, cepat, dan edukatif sangat berpengaruh terhadap keterbukaan informasi publik. Menyadari hal tersebut, berbagai desa mulai berinisiatif mengadakan pelatihan jurnalistik untuk meningkatkan kapasitas perangkat desa dalam mengelola informasi.
Kegiatan pelatihan jurnalistik bukan hanya sekadar sesi belajar menulis berita, tetapi juga menjadi wadah bagi perangkat desa untuk memahami bagaimana menyajikan informasi secara benar, terstruktur, dan mudah dipahami masyarakat. Dalam konteks ini, Kepala Desa Pasir Panjang, Mohlis Saka, menilai bahwa bekal pengetahuan jurnalistik menjadi salah satu modal penting dalam memperkuat hubungan pemerintah desa dengan warganya.
Harapan Besar Mohlis Saka untuk Keberlanjutan Program
Dalam penyampaiannya, Mohlis Saka menegaskan bahwa belajar jurnalistik dapat menjadi ilmu bermanfaat bagi perangkat desa dalam menjangkau masyarakat secara lebih efektif. Menurutnya, penyampaian informasi yang benar adalah bagian dari pelayanan publik. Ketika perangkat desa mampu mengelola informasi dengan baik, masyarakat akan lebih mudah memahami berbagai kebijakan, program pembangunan, dan layanan yang sedang dijalankan.
Mohlis Saka berharap pelatihan jurnalistik tidak berhenti pada satu kegiatan saja. Ia menekankan perlunya program pelatihan berkelanjutan dengan materi yang terus diperbarui sesuai perkembangan kebutuhan desa. Hal ini dilakukan agar perangkat desa tidak hanya belajar sekali lalu lupa, tetapi dapat terus mengasah keterampilan jurnalistik secara konsisten.
Peran Jurnalistik dalam Meningkatkan Transparansi dan Akuntabilitas
Jurnalisme desa memiliki peran strategis dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan. Informasi yang dipublikasikan secara terbuka dapat membantu masyarakat mengetahui perkembangan program desa, penggunaan anggaran, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan. Dengan demikian, kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa dapat terus tumbuh.
Pelatihan jurnalistik juga dapat menjadi sarana untuk membentuk budaya komunikasi dua arah. Ketika perangkat desa rutin mempublikasikan informasi, masyarakat merasa dilibatkan dan diberi ruang untuk berpartisipasi aktif. Inilah salah satu manfaat utama dari publikasi desa yang kuat—menciptakan hubungan harmonis antara pemerintah desa dan warganya.
Pentingnya Perangkat Desa Memahami Teknik Jurnalistik
Dalam pelatihan jurnalistik, perangkat desa tidak hanya diajarkan cara menulis berita, tetapi juga mempelajari dasar-dasar pemilihan angle, teknik wawancara, cara memverifikasi informasi, hingga etika penyampaian fakta. Dengan modal ini, perangkat desa akan lebih terlatih dalam menyusun publikasi yang informatif dan berkualitas.
Pemahaman teknik jurnalistik membantu menghindari penyebaran informasi yang keliru atau kurang akurat. Di era media sosial yang serba cepat, ketelitian dalam menyampaikan informasi menjadi semakin penting. Jika perangkat desa memiliki kemampuan jurnalistik yang memadai, mereka dapat menulis laporan kegiatan, membuat rilis publik, dan mengelola platform digital desa dengan lebih profesional.
Publikasi yang Baik Meningkatkan Citra dan Kepercayaan Desa
Publikasi desa yang dilakukan secara terstruktur dapat meningkatkan citra dan daya tarik desa, terutama bagi masyarakat luar yang ingin mengetahui potensi desa tersebut. Misalnya, publikasi tentang potensi wisata, UMKM lokal, kegiatan gotong royong, atau keberhasilan pembangunan desa. Informasi-informasi ini jika dikelola dengan baik dapat menjadi nilai positif bagi desa.
Selain itu, publikasi yang baik membuat masyarakat lebih percaya bahwa desa memiliki sistem pemerintahan yang terbuka. Kepercayaan ini menjadi dasar penting dalam membangun partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan desa. Ketika warga merasa dilibatkan melalui informasi yang jelas, mereka lebih mudah memberikan dukungan terhadap program-program desa.
Dorongan untuk Membentuk Tim Publikasi Desa
Mohlis Saka berharap pelatihan jurnalistik dapat memicu pembentukan tim publikasi desa yang solid dan terorganisir. Tim ini nantinya dapat bertugas membuat konten harian, liputan kegiatan, pengumuman resmi, hingga dokumentasi program-program desa. Dengan adanya tim khusus, desa dapat memiliki identitas publikasi yang lebih konsisten.
Keberadaan tim publikasi juga membantu desa mengatasi tantangan teknis, seperti kurangnya pemahaman teknologi informasi atau tidak terbiasanya perangkat desa dalam membuat laporan berita. Pelatihan jurnalistik lanjutan dapat menjadi pendukung dalam memperkuat kemampuan tim publikasi ini.
Harapan Ke Depan untuk Penguatan Kapasitas Desa
Ke depannya, diharapkan pelatihan jurnalistik dapat terus diperluas tidak hanya untuk perangkat desa, tetapi juga bagi para pemuda desa, pengurus BPD, dan kelompok masyarakat yang berminat. Semakin banyak warga yang memahami dasar komunikasi publik, semakin kuat pula fondasi informasi desa.
Dengan pelatihan yang dilakukan secara rutin, desa akan memiliki sumber daya manusia yang mampu menghasilkan konten informatif, edukatif, dan membangun. Ini merupakan langkah penting dalam menciptakan desa yang adaptif dengan perkembangan zaman, serta siap bersaing dalam ranah digital.

Cek Juga Artikel Dari Platform updatecepat.web.id
