SPBU Semparuk Tegaskan Penyaluran Solar Sesuai Aturan

Klarifikasi Resmi Menyusul Isu di Media Sosial

Pihak SPBU 64.794.06 Semparuk memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan penyelewengan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar Subsidi yang sempat ramai diperbincangkan di media sosial. Klarifikasi ini disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab kepada publik sekaligus untuk meluruskan informasi yang dinilai tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

Isu tersebut sebelumnya memicu kekhawatiran masyarakat, terutama di wilayah Kecamatan Semparuk dan sekitarnya, mengingat Solar Subsidi merupakan komoditas vital yang diperuntukkan bagi kelompok masyarakat tertentu sesuai ketentuan pemerintah.


Pernyataan Manajemen SPBU Semparuk

Manager SPBU 64.794.06 Semparuk, Aan Andrianto, menyampaikan bahwa pihaknya telah menjalankan seluruh kegiatan operasional SPBU sesuai dengan peraturan yang berlaku. Klarifikasi tersebut disampaikan pada Selasa pagi, 6 Januari 2026.

Aan menegaskan bahwa tidak ada praktik penyelewengan atau pelanggaran dalam penyaluran Solar Subsidi di SPBU yang ia kelola. Ia menilai isu yang beredar di media sosial tidak disertai bukti kuat dan cenderung menyesatkan.


Audit Langsung oleh Pertamina

Sebagai tindak lanjut atas isu yang berkembang, Pertamina disebut telah melakukan audit langsung ke SPBU 64.794.06 Semparuk. Audit ini dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan kepatuhan SPBU terhadap ketentuan penyaluran BBM subsidi.

Menurut Aan, proses audit meliputi pemeriksaan rekaman CCTV, data transaksi penjualan harian, serta data kuota BBM subsidi yang disalurkan kepada konsumen. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk menelusuri apakah terdapat penyimpangan dalam operasional SPBU.

“Dari hasil pengecekan yang dilakukan pihak Pertamina, tidak ditemukan adanya masalah atau pelanggaran dalam penyaluran Solar Subsidi,” jelas Aan.


Sistem Penyaluran Solar Subsidi

Aan juga menjelaskan bahwa penyaluran Solar Subsidi di SPBU Semparuk dilakukan dengan mengikuti prosedur resmi, termasuk penerapan sistem digital dalam pencatatan transaksi. Setiap pembelian Solar Subsidi tercatat secara elektronik dan dapat ditelusuri kembali jika diperlukan.

Penggunaan sistem digital ini dinilai mampu meminimalkan potensi penyimpangan karena seluruh transaksi tercatat secara real time dan terintegrasi dengan sistem pengawasan Pertamina. Dengan demikian, setiap penyaluran BBM subsidi dapat dipertanggungjawabkan secara administrasi maupun teknis.


Bantahan Isu Mafia BBM Subsidi

Terkait isu yang menyebut adanya dugaan “sarang mafia BBM Solar Subsidi”, pihak SPBU Semparuk dengan tegas membantah tudingan tersebut. Aan menilai narasi tersebut tidak berdasar dan tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.

Ia menegaskan bahwa seluruh karyawan SPBU bekerja sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan berada di bawah pengawasan ketat, baik dari manajemen internal maupun dari pihak Pertamina selaku badan usaha penyalur BBM.


Dampak Isu Terhadap Kepercayaan Publik

Isu dugaan penyelewengan BBM subsidi dinilai berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap SPBU dan sistem penyaluran energi secara umum. Oleh karena itu, klarifikasi terbuka dianggap penting untuk memberikan kepastian kepada publik.

Aan menyampaikan bahwa pihaknya memahami kekhawatiran masyarakat terkait distribusi Solar Subsidi. Namun ia mengingatkan agar masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.


Imbauan kepada Masyarakat

Manajemen SPBU Semparuk mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial. Publik diminta untuk menyaring setiap informasi dan tidak langsung menyimpulkan kebenaran suatu isu tanpa adanya data atau klarifikasi resmi.

Aan juga membuka ruang bagi masyarakat yang memiliki pertanyaan atau keluhan terkait layanan SPBU untuk menyampaikannya melalui jalur resmi, baik kepada pihak SPBU maupun kepada Pertamina.


Komitmen Transparansi dan Kepatuhan

SPBU 64.794.06 Semparuk menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan penyaluran BBM subsidi secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan pemerintah. Komitmen ini dinilai penting demi memastikan BBM subsidi benar-benar diterima oleh pihak yang berhak.

Pihak SPBU juga menyatakan siap untuk diaudit kembali kapan pun jika diperlukan, sebagai bentuk keterbukaan dan dukungan terhadap pengawasan distribusi energi nasional.


Peran Pengawasan dalam Distribusi BBM Subsidi

Distribusi BBM subsidi merupakan bagian dari kebijakan strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, pengawasan dari berbagai pihak, termasuk Pertamina, aparat penegak hukum, dan masyarakat, menjadi elemen penting dalam memastikan kebijakan tersebut berjalan efektif.

Kasus dugaan penyelewengan yang ramai di media sosial menunjukkan pentingnya mekanisme klarifikasi dan audit yang cepat agar tidak menimbulkan kegaduhan berkepanjangan di tengah masyarakat.


Penutup: Menunggu Kepercayaan Publik Pulih

Dengan adanya klarifikasi resmi dan hasil audit Pertamina, pihak SPBU Semparuk berharap kepercayaan masyarakat dapat kembali pulih. Manajemen menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat akan terus dilakukan secara profesional dan sesuai aturan.

Ke depan, SPBU Semparuk berkomitmen menjaga integritas dalam penyaluran Solar Subsidi serta mendukung penuh upaya pengawasan demi kepentingan masyarakat luas. Publik pun diharapkan dapat terus berperan aktif dengan cara melaporkan dugaan pelanggaran melalui jalur yang benar dan bertanggung jawab.

Baca Juga : Kebakaran Mobil Pick Up di Jawai Tanpa Korban Jiwa

Cek Juga Artikel Dari Platform : kabarsantai

You may also like...